Pengelasan SMAW di Galangan Kapal

Pada postingan saya kali ini saya akan mencoba menjelaskan mengenai Pengelasan SMAW di Galangan Kapal. Apakah SMAW itu? SMAW merupakan singkatan dari Shielded Metal Arc Welding, yang artinya adalah las elektroda terbungkus, juga dikenal dengan stick weldingdan metoda ini paling luas pemakaiannya untuk penyambungan logam mesin las SMAW merupakan salah satu jenis proses las busur listrik elektrode terumpan, menggunakan busur listrik sebagai sumber panas. Panas yang timbul pada busur listrik terjadi antara elektrode dan benda kerja, mencairkan elektrode dan benda kerja, membentuk paduan, membeku sebagai logam las (weld metal),

mesin las smawFluks Pengelasan SMAW di Galangan Kapal yang terbakar pada saat proses akan terurai sebagian menjadi gas dan melindungi logam las dari kontaminasi udara. Cairan fluks akan mengapung dan membeku pada permukaan las menjadi terak (slag) melindungi logam las yang sudah membeku dari kontaminasi udara, slag ini kemudian dibersihkan pada akhir proses Pengelasan SMAW di Galangan Kapal.

Prinsip Operasi

  • Juru las dapat menyalakan busur awal dengan cara mengoreskan ujung elektroda dengan benda kerja, ketika busur sudah menyala kemuduan mengangkatnya perlahan dan mempertahankan gap busur agar stabil.
  • Ketika busur las menyala terdapat aliran arus dari elektroda ke benda kerja apabila gap busur kecil maka akan terjadi penurunan tegangan dan arus meningkat.
  • Aliran arus arus ini di bawa oleh plasma (gas/udara yang terionisasi) di sekitar busur, arus listrik akan keluar dari kutub positif ke negatif, sebaliknya elektron akan mengalir dari kutub negatif ke positif
  • Apabila menggunakan arus searah (DC), polaritas negatif maupun positif dapat digunakan. DCEP (Direct Current Electrode Positive) elektroda dihubungkan dengan kutub positif, benda kerja ke kutub negatif. DCEN (Direct Current Elektrode Negative) elektroda dihubungkan dengan kutub negatif, benda kerja ke kutub positif
  • Selaput pada elektroda (flux) berisi sejumlah unsur penstabil busur seperti sodium dan potassium
  • Panas yang dihasilkan oleh busur akan mencairkan core/logam dari ujung elektroda dan selaput elektroda(flux) beberapa dari komposisi selaput/flux akan menguap dan terdekomposisi serta menghasilkan gas, sebagian sisanya akan mencair dan mengapung di atas logam yang masih cair melindungi/menutupi logam las cair kemudian membeku bersama membentuk slag.
  • Slag ini harus dihilangkan setelah selesai pengelasan.

mesin las SMAW

Keuntungan dan Kerugian SMAW

Keuntungan/Kelebihan

  • Peralatan simpel, murah, dan portabel
  • Prosesnya dapat digunakan untuk berbagai posisi las
  • Digunakan untuk repair di workshop, sambungan pipa saluran (pipeline), konstruksi bangunan (kapal,dll).
  • Peralatan relatif sederhana, murah dan portabel
  • Elektroda multifungsi, menghasilkan perlindungan dan sebagai logam pengisi
  • Ukuran elektroda ideal, bisa menjangkau area yang sulit (elektroda dapat ditekuk untuk menjangkau area tertentu)
  • cocok untuk untuk logam dan logam paduan yang banyak dan umum digunakan
  • Tidak begitu sensitif terhadap hembusan angin yang menjadi kendala pada proses las yang menggunakan gas pelindung
  • Tidak perlu gas pelindung dan serbuk flux
  • Flexibel dan dapat diaplikasikan pada bermacam-macam konfigurasi sambungan serta posisi las.

Kelemahan/keterbatasan

  • Kecepatan depositnya rendah karena keterbatasan panjang kawat las (~ 40 cm) dan adanya terak (slag).
  • Hasil Pengelasan SMAW di Galangan Kapal tidak terproteksi dari atmosfir secara baik
  • Hasil Pengelasan SMAW di Galangan Kapal lebih banyak terjadi inklusi/pengotor dibandingkan proses pengelasan lainnya.
  • Deposition rate rendah karena penggunaan arus maksimum terbatas (flux bisa rontok sebelum waktunya jika arus besar/overheating) serta ukuran elektroda terbatas (230-460 mm)Tidak cocok untuk logam dengan temperatur cair rendah seperti: timah, timah hitam, seng dan paduannya
  • Tidak cocok untuk logam-logam reaktif seperti: titanium, tantalum, niobium(columbium) karena perlindungan yang dihasilkan tidak cukup untuk mencegah kontaminasi logam las
  • Efisiensi deposisi rendah karena adanya stub loss (bagian ujung lektroda yang tidak terkonsums

ELEKTRODA SMAW STANDARD KAWAT LAS

Jenis

AWSspesifikasi

Contoh

Baja karbonA5.1E60XX & E70XX
Baja paduan rendahA5.5E7010-A1, E8016-C2
Baja tahan karatA5.4E310-15, E310-16
Besi Tuang (Cast iron)A5.15Nikel, Ni-Fe, Ni-Cu
Al dan paduannyaA5.31100 (Al murni), 4043
Cu dan paduannyaA5.6ECuAl-A2
Ni dan paduannyaA5.11ENiCrFe-1
SurfacingA5.13 dan A5.21EWC

kode kawat las SMAW

kode kawat las SMAW

kode kawat las SMAW

kode mesin las SMAW

adapun video dari pengelasan SMAW adalah sebagai berikut:

Sumber Pustaka:

https://www.scribd.com/document/330566529/5-Proses-SMAW

Facebook Comments