Jenis-jenis kapal berdasarkan tenaga penggeraknya

Pembagian Jenis-jenis kapal berdasarkan tenaga penggeraknya dari kapal itu sendiri. Tenaga penggerak kapal dapat didefinisikan sebagai suatu rangkaian pesawat-pesawat atau mesin-mesin yang berada dikapal yang kegunaannya adalah untuk menggerakkan kapal atau menunjang gerakan atau olah gerak kapal. Tenaga penggerak kapal dapat berupa tenaga manual ataupun dengan tenaga mesin.

2.1 Tenaga Manual

Kapal yang menggunakan tenaga manual dapat dikatakan merupakan kapal yang tidak memiliki mesin dalam pengoperasiannya. Kapal jenis ini cenderung lebih ramah lingkungan karena sedikit atau bahkan tidak sama sekali menghasilkan polusi yang berakibat pada lingkungan. Contoh dari kapal yang menggunakan tenaga manual diantaranya adalah kapal layar, kapal dayung, serta kapal paddle wheel.

2.1.1 Kapal Layar

kapal layar,layar sailing
kapal layar

Kapal layar merupakan kapal yang digerakkan dengan tenaga angin. Dahulu kebanyakan kapal menggunakan tenaga ini untuk dapat bergerak. Seiring dengan berkembangnya teknologi mesin, penggunaan layar sebagai tenaga penggerak mulai ditinggalkan. Tetapi masih teradapat kapal yang menggunakan layar sebagai tambahan alat penggerak pada kapal-kapal tertentu seperti yacht.

Bentuk layar pada kapal layar dapat bermacam-macam. Contoh dari bentuk layar diantaranya adalah layar segitiga, layar segi empat, dan juga ada yang berbentuk layar lipat. Sedangkan jenis dari kapal layar pun bermacam-macam diantaranya adalah kapal layar bercadik, kapal jung, kapal galiung, kapal pinisi dan lain-lain.
Kapal jung adalah kapal layar yang dahulu banyak terdapat pada perairan Asia Tenggara sampai ke pantai Timur Afrika. Kapal Galiung atau galiun adalah kapal layar besar yang memiliki dek bertingkat-tingkat, dan umumnya dipakai oleh negara-negara Eropa dari abad ke-16 hingga abad ke-18. Sedangkan Kapal Pinisi adalah kapal layar tradisional khas asal Indonesia, yang berasal dari Suku Bugis dan Suku Makassar di Sulawesi Selatan tepatnya dari desa Bira kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba. Pinisi sebenarnya merupakan nama layar. Kapal ini umumnya memiliki dua tiang layar utama dan tujuh buah layar, yaitu tiga di ujung depan, dua di depan, dan dua di belakang yang umumnya digunakan untuk pengangkutan barang antarpulau

2.1.2 Kapal Dayung

kapal dayung
kapal dayung

Kapal dengan tenaga dayung merupakan kapal yang digerakkan menggunakan tenaga manusia dengan cara didayung. Umumnya pada saat ini kapal dayung digunakan untuk kapal-kapal kecil saja. Biasanya hanya digunakan untuk berlayar di daerah perairan tenang dan tidak jauh dari tepi. Selain itu kapal dayung juga biasa digunakan untuk perlombaan.

2.1.3 Kapal Peddle Wheel

paddle wheelKapal peddle wheel atau roda dayung adalah kapal yang menggunakan sejenis roda sebagai “dayung” untuk membuat kapal tersebut dapat bergerak. Dengan menggunakan roda dayung ini, maka akan timbul gaya dorong sehingga dapat menggerakkan kapal berlawanan dengan arah tahanan air. Paddle wheel atau roda dayung biasa dipasang pada sisi kanan kiri kapal dan bisa dipasang di bagian depan atau belakang kapal. Menurut Molland efisiensi yang dicapai dengan bulu pisau (feathered blade) yang ada pada roda dayung sebanding dengan baling-baling laut konvensional.

2.2 Tenaga Mesin

Kapal yang menggunakan tenaga mesin tentunya merupakan kapal yang memiliki mesin yang berfungsi sebagai penggerak kapal itu sendiri. Kapal yang menggunakan tenaga mesin cenderung lebih modern dibanding dengan kapal yang menggunakan tenaga manual. Contoh dari tenaga mesin diantaranya adalah Diesel, Uap, Gas, Listrik, Nuklir,

2.2.1 Tenaga Diesel

mesin diesel kapalPada umumnya kapal sekarang banyak menggunakan diesel sebagai mesin penggeraknya. Kapal yang menggunakan tenaga Diesel adalah kapal yang digerakkan menggunakan mesin diesel. Pada umumnya cara kerja mesin diesel hampir sama dengan mesin otto, yaitu dengan membakar campuran antara bahan bakar dan udara pada ruang bakar dan keduanya merupakan jenis mesin reciprocating. Tetapi perbedaanya mesin diesel tidak menggunakan ignition spark dengan busi seperti yang terjadi pada mesin otto serta biaya yang dikeluarkan relatif lebih murah jika dibandingkan mesin otto karena mesin diesel menggunakan solar seagai bahan bakarnya. Umumnya, mesin diesel yang digunakan pada saat ini adalah mesin diesel 4 langkah karena memiliki keunggulan dalam berbagai segi jika dibandingkan dengan mesin 2 langkah.

2.2.2 Tenaga Uap

kapal uapPenggunaan uap sudah sejak awal dikembangkan untuk menggerakkan kapal pada mesin uap. tetapi pada saat ini uap banyak digunakan untuk mengerakkan kapal dengan menggunakan turbin uap, tidak menggunakan mesin reciprocating seperti sebelumnya. Menurut Roy L. Harrington hal ini dikarenakan gerak melingkar “rotary” pada turbin lebih mudah dari pada gerak pada mesin reciprocating, selain itu gaya yang tidak seimbang “unbalanced force” pada mesin reciprocating dapat dihilangkan dengan menggunakan turbin uap. Dalam penggunaan turbin uap, energi uap akan diubah menjadi energi mekanik menggunakan ekspansi uap dari boiler sehingga dapat memutar poros propeller.

2.2.3 Tenaga Gas

kapal gas
kapal LNG

Penggunaan tenaga gas pada kapal sebenarnya sudah ada sejak perang dunia II. Penggunaan gas pada saat itu digunakan sebagai alternatif dalam tenaga penggerak kapal selain tenaga uap dan tenaga diesel. Pada saat ini penggunaan turbin gas dalam menggerakkan kapal masih digunakan, terutama untuk kapal-kapal cepat, kapal militer dan juga ada yang digunakan pada kapal pesiar. Dalam sistem gas turbin, fluida yang digunakan adalah berupa udara, udara tersebut akan masuk melalui air inlet sebelum proses pembakaran. Kemudian setelah udara masuk, udara akan dialirkan menuju kompresor untuk dinaikkan tekanannya dan kemudian dialirkan ke ruang bakar. Setelah udara masuk ke ruang bakar, secara bersamaan bahan bakar dimasukkan dan pematik dinyalakan sehingga terjadi proses pembakaran. Kemudian gas sisa akan dikeluarkan. Kelebihan dari turbin gas adalah energi yang dihasilkan sangat besar dengan emisi yang dihasilkan sangat rendah. tetapi kelemahan dari gas turbin adalah mahalnya biaya dalam menggunakan sistem ini dikarenakan penggunaan bahan bakar yang cukup banyak.

2.2.4 Tenaga Listrik

kapal listrik, penggerak listrik
kapal listrik

Kapal dengan tenaga listrik menggunakan energi listrik untuk menggerakkan kapal. Energi listrik yang dihasilkan oleh generator dipasang pada kapal. Berbeda dengan penggerak konvensional, kapal yang menggunakan tenaga listrik tidak menggunakan poros, jadi dari generator arus listrik dihubungkan dengan motor menggunakan kabel dan kemudian motor disambungkan dengan propeller. Penggunaan listrik dalam menggerakkan kapal memiliki beberapa kelebihan, seperti fleksibilitas yaitu tidak membutuhkan ruang yang besar, tidak menghasilkan getaran yang besar dan tentu saja sangat ramah lingkungan. tetapi kelemahan dari sitem ini adalah biaya yang cukup tinggi dan efisiensi yang lebih rendah.

2.2.5 Tenaga Nuklir

Penggunaan nuklir dalam teknologi ada sejak ditemukannya atom dan radioaktif pada tahun 1902. Kemudian Einstein menjelaskan bahwa ada kemungkinan radioaktifitas dari energi atom dapat diubah menjadi energi. Dan hal itu menjadi kenyataan ketika pada 1939 akhirnya dapat dibuktikan dengan pemisahan inti atom pada nuklir. Menurut Roy L Harrington, karakteristik yang paling signifikan dalam penggunaan nuklir dalam industri maritim adalah sifat kompaknya dibandingkan energi lain. Energi nuklir ini dihasilkan oleh uranium yang setiap harinya dapat menghasilkan satu megawatt perhari. Sedangkan pembakarannya, setiap satu pound uranium setara dengan pembakaran 900 ton bahan bakar fosil. Perbedaan antara tenaga nuklir dengan bahan bakar fosil selain pada aspek ekonomi adalah juga pada aspek keselamatan. Hal itu dikarenakan nuklir bersifat radioaktif sedangkan bahan bakar fosil tidak bersifat demikian. Dalam hal ini, kru kapal yang mengoperasikan reaktor nuklir di dalam kapal harus benar-benar terlindungi oleh radioaktifitas tersebut dengan alat yang dapat menyerap radioaktif.

Sumber:

Facebook Comments