Forming steel plate pada proses pembangunan kapal

forming steel platepada proses pembangunan kapaladalah salah satu proses aktifitas yang ada pada proses pembangunan kapal, pada proses forming steel ini ada pada proses fabrikasi di galangan kapal. secara umum forming steel plate dibagi menjadi 2 proses yaitu mechanical forming steel dan thermal forming steel

mechanical forming steel plate

adalah proses pembentukan pelat baja menggunaan proses mekanis, pada proses mechanical terdapat 3 cara yang digunakan yaitu: Roll, press dan sharp bender. semua mesin ini dioperasikan dengan menggunakan mesin hidrolis dan umumnya digunakan pada pelat baja dingin.

Roll biasanya digunakan untuk pelat yang hasilnya kurva atau berbentuk silinder, sedangkan mesin press digunakan untuk menekuk, meluruskan pelat. sedangkan sharp bender digunakan untuk menekuk pelat sesuai dengan bentuk bentuk tertentu seperti beam I , tees dan lain sebagainya.

rolling plate
sharp benders

Thermal forming steel

terdapat fakta ketika memanasi baja terdapat tegangan sisa ketika terdapat perbedaan suhu yang mengakibatkan sebuah pelat menekuk, hal ini dimanfaatkan untuk melakukan proses forming yang biasa disebut line heating.

line heating proces forming
line heating

adapun faktor faktor yang mempengaruhi line heating adalah:

  • tipe material yang akan di forming
  • ketebalan pelat
  • jumlah panas yang akan dipakai
  • proses pendinginan

sedangkan 2 proses terakhir diatas dipengaruhi oleh:

  • tipe ujung torch yang dipakai
  • jarak antara torch dan pelat
  • travel speed dari torch
  • metode pendinginan (memakai air atau udara)
  • jumlah pendingin yang dikeluarkan
  • jarak antara pusat panas dan pusat dingin

sumber:

ship production vol. 2 halaman 120.

Facebook Comments