Dry Docking kapal

DRY DOCKING KAPAL

Apakah dry docking kapal itu ?

  • Dry docking kapal adalah sebuah kegiatan dimana kapaldiangkat di daratan (yang sudah disesuaikan) yaitu di dry dock
  • Dilakukan dengan berbagai tujuan dan metode metode yang berbeda
  • Merupakan operasi yang membutuhkan perhatian khusus sehingga diperlukan perhatian dan pengetahuan

jadi dari pengertian diatas, mengapa sebuah kapal dibutuhkan untuk docking? yaitu kebutuhan kapal di reparasi / pemeriksaaan bagian kapal dibawah garis air, sehingga kapal harus naik dock

dry docking kapal
dry docking kapal

Alasan Mengapa harus di Drydock

  • Legal requirements
    • Convention: SOLAS Ch. 1 / Regs. 7 &10
    • Class requirements
    • Commercial contracts e.g. NSF in S & P of ships
  • Reparasi mendadak
    • Kerusakan dibawah garis air
  • Efisiensi dari Operasional
    • Efisiensi hull kapal dan efisiensi perbaikan

 

Tipe Tipe dari Drydock:

  •  Graving Dock
  • Floating Dock
  • Slipway / Patent Slip
  • Synchrolift
  • Ship Transfer System
  • Hydrolift docking system

Tipe Pekerjaan

pekerjaan pekerjaan yang dilakukan diatas dock yaitu diantaraya adalah pembersihan karang (cuci pantat) hull kapal, pengecatan, dan inspeksi badan kapal, perbaikan mesin, pembersihan dan pemeriksaan jangkar, tanki double bottom dll.

Mode Pelaksanaan

pekerjaan dilakukan oleh pihak owner kapal maupun pihak dock repair, sebelum dilakukan pekerjaan, dilakukan perencanaan yang matang sehingga diketahui pekerjaan apa saja dan dilakukan oleh siapa, komunikasi yang baik juga harus dilakukan oleh kedua belah pihak sehingga pelaksanaan berjalan lancar

Waktu Penyelesaian dan Biaya

ketika merencanakan pekerjaan dry docking, berdasarkan pekerjaan yang akan dilakukan dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. dan juga biaya reparasi kapal juga harus dihitung.

Perencanaan Dry Docking

terdapat dua tahapan dalam perencanaan drcy docking yaitu: menyiapkan kapal untuk siap di docking, dan menyiapkan docking untuk aktivitas docking)

sebelum masuk dock, kapal harus memperhatikan hal-hal berikut ini:

  • siapkan list perbaikan yang final dan serahkan daftar perbaikan kapal yang akan dilakukan
  • sediakan SOP dry dock, apabila perlu buat list mengenai staff yang harus berjaga ketika kapal di dry dock, karena berhubungan dengan keamanan
  • semua spare part kapal harus di cek siap digunakan untuk perbaikan kapal
  • laporan dok sebelumnya harus ada dan harus perhatian terhadap pekerjaan yang sudah dilakukan , agar tidak terjadi double job
  • peralatan pemadam kebakaran harus ada
  • kapal diusahakan dalam kondisi even keel
  • ballast dan buker dalam kondisi minimal
  • gas free di dalam tanki bahan bakar (untuk menghindari bahaya kebakaran)

sebelum kapal memasuki dry dock, maka harus dipastikan hal-hal berikut:

  • dock sudah mempunyai dokumen docking plan, general arrangement, dan midship section dari kapal
  • dry dock sudah dipasangi (chock) atau blok penumpu kapal sesuai dengan docking plan
  • supply dari darat sudah siap
  • semua kebutuhan safety yang dibutuhkan oleh kapal

yang perlu diperhatikan adalah permasalahan bahaya kebakaran, waktu penyelesaian docking kapal, biaya reparasi kapal yang kadang membengkak

Sumber:

  • Ship knowledge, a modern encyclopaedia –By Claus vanDokkum
  • Seamanship Techniques – shipboard and marine operations Vol I, 2 and 3 –By David J. House
  • The theory and practice of seamanship –By Graham Danton
  • Shipboard operations–By H. I.Lavery
Facebook Comments