Macam Kapal Menurut Rencana Garis

Kali ini saya akan menuliskan macam kapal menurut rencana garisnya. rencana garis adalah suatu rancangan kapal (Desain kapal) yang terdiri dari garis garis yang umumnya terdiri dari 3 pandangan. yaitu pandangan depan atau belakang (body plan), pandangan samping (sheer plan) dan pandangan atas( half breadth plan).

Bentuk badan kapal dibawah garis air sangat menentukan besar tahanan air yang dialaminya dan dengan demikian menentukan juga besarnya mesin induk yang dibutuhkan untuk mencapai kecepatan tertentu, tepat atau lambatnya suatu kapal dapat dilihat pada besarnya angka froude, yaitu

  • Fr = V / (GL)^0.5

dimana : Fr = angka froud kapal , v =kecepatan kapal , G = percepatan gaya tarik bumi dalam m/detik , L = panjang kapal dalam meter.

Menurut pengalaman, bentuk yang baik kapal dengan kecepatan cepat sebaiknya dibuat lebih panjang supaya angka froudenya tidak terlalu besar. selain itu, untuk displasement yang sama, akapl yang leboih panjang akan mempunyai koefisien balok yang lebih kecil, atau kapap lebih kurus. bentuk yang kurus ini akan memperkecil tahanan kapal. contoh bentuk kapal yang panjang kurus untuk kapal cepat dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

kapal perang, kapal perusak, gambar kapal,
gambar model kapal perusak

sebaliknya, kapal lambat dapat dibuat lebih pendek sehingga mempunyai koefisien balok yang lebih besar, atau kapal lebih gemuk. tahanan memang menjadi lebih besar, tetapi kapal lambat biasanya lebih mengutamakan ruang muat yang besar. bentuk yang gemuk pendek dan lambat ini biasanya dijumpai pada kapal tangki yang contoh rencana garisnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

kapal tanker, rencana garis, lines plan kapal
rencana garis tanker (sumber:https://thewavemaker.files.wordpress.com/2010/10/lines-plan.jpg?w=510&h=288)

untuk mengurangi tahanan air ini, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. salah satu cara adalah dengan mengurangi luas permukaan kulit kapal yang terendam air sehingga tahanan gesek akan berkurang. dengan memakai dasar ini, Maier telah mengembangkan bentuk rencana garis yang dikenal dengan sebutan bentuk Maier (Maier Form). Disini harus diusahakan agar titik berat semua station sampai garis muat, terletak sedekat mungkin pada satu garis lurus yang tegak lurus bidang tengah lintang(Midship section).

Cara lain untuk mengurangi luas permukaan kulit ini adalah membuat bentuk penampang tengah (midship section) lebih melengkung. disini lebar kapal akan bertambah dengan kira kira 10% jika ukuran lain tidak berubah. bentuk bagian muka dan belakang adalah biasa. kelemahan bentuk ini adalah bahwa gerak oleh kapal menjadi kuat.

air menekan kulit kapal pada arah gerak lurus permukaan kulit tersebut. gaya tekan air ini dapat diuraikan pada arah melintang dan pada arah memanjang. jika uraian gaya tekan pada arah memanjang ini dapat dikurangi, maka tahanan terhadap gerak maju kapal juga berkurang.

Akhir akhir ini dikembangkan suatu rencana garis dengan bulba dibagian haluan. cara ini dipakai untuk kapal cepat maupun kapal gemuk. bentuk rencana garis dengan bulba adalah seperti gambar dibawah ini:

bulbous bow, kapalm, bulba kapal
bulbous bow kapal

sumber gambar:

http://aquamarine2008.blogspot.co.id/2013/05/bulbous-bow.html

http://www.windjammer-arts.com/ProductMSPD.htm

https://thewavemaker.wordpress.com/2010/10/24/menggambar-lines-plan/

sumber artikel: buku konstruksi kapal kayu